Monkey Forest Ubud adalah hutan hujan kecil dihuni oleh beberapa kelompok monyet dan binatang tropis lainnya. Hal yang strategis terletak di perapian Ubud Village, tepatnya terletak di wilayah Desa Padang Tegal, Kecamatan Ubud, dan Kabupaten Gianyar. Monyet Hutan di Bali disebut Wanara Wana bahasa tersebar di pulau dan Hutan Kera Ubud itu sendiri memiliki fungsi yang sangat penting kontinuitas habitat monyet di Bali. Sementara itu peran masyarakat lokal yang penting sendiri untuk menjaga hutan ini secara alami untuk semua hewan liar bisa hidup lancar.
Monkey Forest Ubud yang dihuni oleh 200 monyet, tergolong kera ekor panjang inklusif atau kelompok Macaca fascicularis yang memiliki daerah penyebaran yang luas. Di antara jumlah monyet yang hidup di hutan ini, terdapat 23 laki-laki dewasa, 79 wanita dewasa dan 98 masih bayi. Semua monyet di hutan ini terdiri dari tiga kelompok, tinggal daerah tertentu dan menggunakan tempat tertentu dan waktu tertentu. Namun, juga terjadi bahwa seluruh kelompok dapat menggunakan hutan dan setiap kali dua kelompok yang ada di tempat yang sama dan waktu, mereka akan saling menyerang. Monyet ini diyakini sebagai penjaga Pura Dalem Agung, Candi Hindu yang ada di tengah-tengah hutan. Ada tiga Candi Kudus di hutan monyet dan orang-orang yang ada di sekeliling hutan dan diperkirakan dibangun pada pertengahan abad ke-14, pada pemerintahan awal dinasti Gelgel. Pura Dalem Agung terletak di barat laut dari hutan mewakili keberadaan candi yang paling penting. Selain dari dua orang lain, yang Candi Permandian, di Westside dari ini hutan dan Candi Prajapati yang terletak di selatan-timur sisi mana tempat Dewa Siwa, salah satu Kuil Khayangan di Desa Padang Tegal.
Form Pencarian
Informasi Bali




















